Andai aku nyamuk anopeles, saat ini juga aku akan mengajak teman-temanku sesama nyamuk anopeles terbang ke Jalur Gaza. Akan kusongsong setiap tentara Israel yang akan menyerang Palestina. Kan ku temui satu demi satu petinggi mereka. Tanpa perlu permisi, kulo nuwun, punten, apalagi assalamu'alaikum, akan kulumpuhkan segera mereka dengan sekali gigitan. Aku ingin membalas setiap tetes darah syuhada Palestina yang tertumpah dengan setetes darah yang kuhisap dengan meninggalkan benih-benih kematian di tubuh tegap para manusia berhati iblis, Israel!
Sayangnya, aku bukanlah seekor nyamuk anopeles, yang dengan sekali gigitan, Iskandar Zulkarnaen si penakluk dunia pun tumbang seketika. Aku hanyalah sesosok manusia bodoh, yang hanya mampu mengirim doa bagi saudara-saudaraku di Palestina, yang hanya bisa mengutuk kebiadaban Israel sambil berharap Tuhan mengazabnya segera.
Andai aku seorang sakti mandraguna, akan ku kirim badai gurun yang akan memporak-porandakan Israel. Sayangnya, aku hanyalah manusia lemah yang hanya bisa menangis meratapi betapa berat ujian bagi ummat Islam saat ini.
Sesama muslim diibaratkan satu tubuh. tatkala satu bagian tersakiti, maka seluruh tubuh turut merasakan sakitnya. Lalu, ketika saudara kita dipalestina menjerit karena kehilangan segalanya, apa yang bisa kita lakukan?
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Walillahil Hamd!
Sayangnya, aku bukanlah seekor nyamuk anopeles, yang dengan sekali gigitan, Iskandar Zulkarnaen si penakluk dunia pun tumbang seketika. Aku hanyalah sesosok manusia bodoh, yang hanya mampu mengirim doa bagi saudara-saudaraku di Palestina, yang hanya bisa mengutuk kebiadaban Israel sambil berharap Tuhan mengazabnya segera.
Andai aku seorang sakti mandraguna, akan ku kirim badai gurun yang akan memporak-porandakan Israel. Sayangnya, aku hanyalah manusia lemah yang hanya bisa menangis meratapi betapa berat ujian bagi ummat Islam saat ini.
Sesama muslim diibaratkan satu tubuh. tatkala satu bagian tersakiti, maka seluruh tubuh turut merasakan sakitnya. Lalu, ketika saudara kita dipalestina menjerit karena kehilangan segalanya, apa yang bisa kita lakukan?
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Walillahil Hamd!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar